Sabtu, 23 April 2011

anatomi, morfologi dan fisiologi tumbuhan


BAB I
PENDAHULUAN

I.1        Latar Belakang

       Fisiologi tumbuhan merupakan salah satu cabang biologi yang mempelajari tentang proses metabolisme yang terjadi didalam tubuh tumbuhan yang menyebabkan tumbuhan tersebut dapat hidup. Laju proses metabolism ini dipengaruhi oleh beberapa factor lingkungan mikro di sekitar tumbuhan tersebut.
          Dengan demikian fisiologi tumbuhan, kita akan memahami bagaimana sinar matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk menghasilkan karbohidrat dari bahan baku anorganik berupa air dan karbondioksida. Mengapa tumbuhan membutuhkan air, bagaimana biji berkecambah, bagaimana tumbuhan layu jika kering dan berbagai macam gejala lainnya yang tampak oleh tumbuhan.
Berdasarkan kebutuhannya akan energy cahaya, kegiatan fotosintesis dibagi menjadi 2 tahap, yaitu reaksi terang yang membutuhkan energy cahaya, dan reaksi gelap akan terjadi baik ada sinar matahari maupun tidak ada (tidak bergantung pada cahaya.


1.2 Maksud Percobaan

              Untuk mengetahui bagaimana cara membuktikan bahwa fotosintesis berbentuk karbohidrat dan proses fotosintesis terjadi pembebasan oksigen,atau memerlukan karbondioksida.
1.3       Tujuan praktikum
1.    Membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis terbentuk karbohidrat ( ).
2.    Membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis terjadi pembebasan oksigen ( ).
3.    Membuktikan bahwa dalam proses fotosintesis diperlukan karbon dioksida ( ).
4.    Mengetahui cara transport air oleh xylem. 

1.4     Prinsip praktikum

Menjadikan mahasiswa sebagai praktikan yang kreatif dan
          memahami lebih detail tentang fotosintesis yang terjadi pada daun.

1.5     Manfaat praktikum

             Agar mengetahui fotosintesis terbentuk karbohidrat,membebaskan oksigen, memerlukan karbondioksida dan cara transport air oleh xylem. 

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
II.1       Sistematika tumbuhan
II.1.1    Klasifikasi tumbuhan
*      GANGGANG HIJAU (Hydrilla Vercillata)
·                                   Regnum       : plantae
·                                   Divisi           : Magnoliophyta
·                                   Sub divisi    : Angiospermae
·                                   Class           : Liliopsida
·                                   Sub class    : Alismatidae
·                                   Ordo            : Hydrocharitales
·                                   Family          : Hydrocharitaceae
·                                   Genus          : Hydrilla
·                                   Spesies       : Hydrilla verticillata

*      SERUHAN (Peperomia Pelucida)
·                                   Regnum       : Plantae
·  Divisi       : Magnoliophyta
·                                   Sub divisi    : Angiospermae
·  Class       : Magnoliopsida
·  Sub class         : Magnolidae
·  Ordo        : Piperales
·  Family     : Piperaceae
·  Genus     : Peperomia
·  Spesies : Peperomia pellucid

*                     DAUN MANGGA (Mangifera indica)
·                                   Regnum       : Plantae
·                                   Divisi           : Magnoliophyta
·                                   Sub divisi    : Angiospermae
·                                   Class           : Magnoliopsida
·                                   Sub class    : Magnolidae
·                                   Ordo                        :Sapindales
·                                   Family          : Anacardiaceae
·                                   Genus          : Mangifera
·                                   Spesies       : Mangifera indica (L)
 II.1.2       Khasiat tumbuhan
*      Mangga (Mangifera indica)
              Mangga ditanam untuk buahnya.  Daun mangga mengandung senyawa organic tarakserol-3 beta dan ekstrak etil asetat yang bersinergis dengan insulin mengaktivasi GLUT4 dan menstimulasi sintesis glikogen, sehingga dapat menurunkan gejala hiperglisemia. Untuk mengobati asma, influenza berat. Sangat baik untuk saluran pencernaan dan melindungi tubuh dari serangan infeksi juga mengurangi kelebihan panas dalam.


*      Seruhan (Peperomia pelucida)
                  Peperomia pellucida menunjukkan aktivitas agen antibakteri staphylococcus aureus, bacillus subtilis, pseudomonas aerugionosa, and Escherichia coli yang akn memiliki potensi sebagai suatu spectrum antibiotic.
*      Ganggang hijau (Hydrilla verticillata)
                  Sebagai obat dalam pada tubuh. Bermacam-macam warna Hydrilla vercillata berarti bermacam  juga khasiat dan kegunaannya.
II.2         Deskripsi tumbuhan
II.2.1   AKAR
Akar adalah bagian pokok yang nomor ketiga (disamping batang dan daun) bagi tumbuhan yang tubuhnya telah merupakan kormus. Akar biasanya mempunyai sifat-sifat berikut:
a.    Merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah, dengan arah tumbuh ke pusat bumi atau menuju ke air.
b.    Tidak berbuku-buku, jadi juga tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun atau sisik-sisik maupun bagian-bagian lainnya.
c.    Warna tidak hijau biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan.
d.    Tumbuh terus pada ujungnya tetapi umumnya pertumbuhannya masih kalah jika disbanding dengan batang.
e.    Bentuk seringkali meruncing hingga lebih mudah untuk menembus tanah.

Akar bagi tumbuhan berfungsi untuk :
a.    Memperkuat berdirinya tumbuhan
b.    Untuk menyerap air dan zat-zat makanan yang terlarut didalam air tadi dari dalam tanah.
c.    Mengangkut air dan zat-zat makanan tadi ke tempat-tempat pada tubuh tumbuhan yang memerlukan.
d.    Kadang-kadang sebagai tempat untuk penimbunan makanan.
II.2.2  BATANG
Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang amat penting. Dan mengingat tempat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan. Batang dapat disamakan  dengan tubuh tumbuhan.
Pada umumnya batang bersifat sebagai berikut:
a.        Umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain. Akan tetapi selalu bersifat aktinomort.
b.      Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku . dan pada buku-buku inilah terdapat daun.
c.      Tumbuhannya biasanya keatas. Menuju cahaya atau matahari
d.      Selalu bertambah panjang di ujungnya. Oleh sebab, itu sering dikatakan bahwa batang mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas.
e.      Mengadakan percabangan dan selama hidupnya tumbuhan tidak digugurkan kecuali kadang-kadang cabang atau ranting yang kecil.
f.        Umumnya tidak berwarna hijau kecuali tumbuhan yang umurnya pendek  misalnya rumput dan waktu batang muda.
                 II.2.3  DAUN
Daun merupakan suatu bagian tumbuhan yang paling penting   dan pada umumnya tiap tumbuhan mempunyai sejumlah besar daun.         Daun biasanya tipis melebar, kaya akn zat warna hijau yang namanya         klorofil,oleh karena itu daun biasanya berwarna hijau dan      menyebabkan tumbuhan atau daerah-daerah yang ditemapti tumbuh- tumbuhan Nampak hijau pula.
                  II.2.4  BUNGA
 Bunga mangga merupakan bunga majemuk yang berkarang    dalam malai bercabang banyak di ujung ranting. Karangan bunga biasanya berbulu, tetapi sebagian ada juga yang gundul, kuning kehijauan samapai 40 cm panjangnya. Bunga majemuk ini terdiri dari     sumbu utama yang mempunyai banyak cabang utama. Setiap cabang             utama ini mempunyai banyak cabang.






BAB III
METODE PRAKTIKUM
III. 1      Waktu dan tempat praktikum
Hari/ tanggal       : Minggu, 23 Oktober 2010
Tempat               : Laboratorium Farmakognosi
III.2       Alat dan Bahan
Ø   Alat  :
- Tabung reaksi                                - Silet
- Rak tabung                         - Pipet tetes
- Gegep kayu                                   - Panic aluminium
- Loyang plastic                               - Kompor
- Gelas kimia                                    - Label nama
- Mikroskop                                      - Corong kimia
- Aluminium foil                                - Kamera
- Objek gelas                                    - Dec gelas   
Ø   Bahan :
·        Daun mangga (Mangifera indica)
·        Daun Hydrilla verticillata
·        Tanaman Peperomia pellucida
·        Alcohol
·        Air panas
·        Larutan eosin (sirup DHT)
·        JKJ/ lugol (iodium)

III.3       Prosedur praktikum :
            1. Percobaan sachs
a.    Dipilih 1 lembar daun mangga  (mangifera indica) yang sehat dan masih berada diatas pohon, sebagian helaian daun ditutup dengan alumunium foil pada jam 06.00 hingga 18.00
b.    Daun dipetik dan siap diujikan
c.    Dilepaskan Aluminium foilnya, lalu daun direndam dalam air panas hingga layu.
d.    Kemudian daun dicuci dalam larutan alcohol mendidih hingga daun berwarna pucat.
e.    Daun dicelupkan dalam larutan iodium selama 10 menit lalu dibilas dengan air mengalir.
f.     Terlihat perbedaan pada daun yang ditutupi dengan alumunium foil, ,daerah yang tidak ditutupi alumunium foil akan tetap terlihat bintik biru kehitaman yang menandakan adanya karbohidrat pada daun.
       2. Percobaan ingenhousz
a.    Disiapkan gelas piala, corong kimia, dan tabung reaksi
b.    Dimasukkan daun Hydrilla vercillata kedalam gelas piala yang berisi air hingga terendam.
c.    Diletakkan corong kimia dengan posisi terbalik
d.    Corong ditutup dengan tabung  reaksi yang berisi air
e.    Kemudian bahan uji diletakkan dibawah sinar matahari
f.      Diamati terbentuknya gelembung udara pada tabung reaksi.

      3. Percobaan fotosintesis membutuhkan  
a.    Disiapkan 3 tabung reaksi. Kemudian diberi label yang menandakan  tabung a,  b, dan c
b.    Tabung A berisi air yang mengandung ,   tabung B berisi air tanpa    dan tabung C berisi air tanpa  yang telah ditambahkan soda kue.
c.    Dimasukkan daun Hydrilla vercillata dengan jumlah yang sama kedalam masing-masing tabung.
d.    Masing-masing tabung diletakkan pada tempat yang terkena cahaya matahari.
e.    Diamati perubahan yang terjadi pada masing-masing tabung.
  4. Pecobaan Transpor Air oleh xylem
a.    Disiapkan gelas piala yang berisi larutan eosin (pewarna) atau lugol atau sirup DHT
b.    Dimasukkan daun Peperomia pellucida  ke dalam gelas piala hingga terendam selama 24 jam .
c.    Daun diambil dan diiris melintang
d.    Diamati dibawah mikroskop terdapat warna merah pada xylem.
e.    Digambar jaringan xylemnya.
















BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
IV.1     Pembahasaan
Pada praktikum ingenhousz dapat di bahas adalah sebelum terkena   matahari tidak terdapat gelembung pad tabung reaksi sedangkan setelah     terkena cahaya matahari terdapat gelembung-gelembung udara di dalam        tabung. Ini membuktikan bahwa pada saat proses fotosintesis tanaman       tersebut melepaskan atau membebaskan oksigen.
pada praktikum sachs dapat diamati bahwa Mangifera indica pada awalnya tampak seperti daun mangga pada umumnya ,warna dan serta bentuknya tidak berubah seperti pada saat dipetik.setelah direndam di air panas dia akan berubah menjadi lebih muda dan daun pun menjadi layu. Setelah direndam degan lugol berubah warna menjadi coklat tua sedangkan bagian yang tidak ditutupi alumunium foil terdapat  bintik-bintik biru kehitaman .yang menandakan adanya karbohidrat pada daun.
Dalam praktikum transport air oleh xylem dapat dilihat bahwa sebelum terkena matahari batang daun Peperomia pellucida tampak berwarna hijau seperti daun-daun lainnya.setelah terkena matahari  batang Peperomia pellucida tampak berwarna merah karena telah mnyerap sirup DHT tersebut.
Dalam proses percobaan fotosintesis membutuhkan    dapat dilihat bahwa tabung A pada saat terkena sinar matahari tanaman tersebut masih tetap  segar, .sedangkan pada tabung B yang di tambahkan dengan soda kue saat  terkena cahaya matahari tanaman tersbut bereaksi sehingga mengeluarkan gelembung udara. Pada tabung C (yang tidak mengandung udara) pada saat terkena matahari tanaman tersebut berubah menjadi layu.











BAB V
KESIMPULAN
V.1      Kesimpulan
     Dalam empat percobaan yang telah kami lakukan ini dapat disimpulkan bahwa pada fotosintesis terbentuk karbohidrat,terjadi pembebasan oksigen, fotosintesis juga memerlukan karbondioksida  dan transpor air oleh xylem. Fotosintesis          sebagai proses anabolisme tumbuhan melibatkan senyawa anorganik yaitu karbon dioksida yang masuk melalui stomata dan air diabsorbsi dari akar, dengan kemampuan kloroplas menyerap cahaya matahari pada spectrum tertentu membentuk senyawa organic berupa karbohidrat dan terjadi proses pelepasaan oksigen dan energy.








JUDUL PERCOBAAN
FISIOLOGI TUMBUHAN
NAMA MAHASISWA      : MUHAMMAD SALAHUDDIN
STAMBUK                    : 150 2010 153
KELOMPOK/GOL        : III / A
KELAS                           : L.1
PEMBIMBING              : SURIANTI

LABORATORIUM FARMAKOGNOSI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar